SEMARANG, suaramerdeka.com- Pembangunan Wilayah Kedungsepur yang terintragrasi dianggap penting. Apalagi Kedungsepur yang terdiri dari Kota Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Semarang, Kabupaten Kendal, Kabupaten Demak, dan Kabupaten Grobogan masuk sembilan kawasan metropolitan di Indonesia. "Ada banyak hal yang dapat dikerjasamakan dengan daerah-daerah lain di sekitar Kota Semarang yang dikenal dengan Kedungsepur ini. Namun tiga hal yang kami fokuskan, yakni di sektor pariwisata, kesehatan dan transportasi," ujar Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, kemarin.
Hal tersebut disampaikannya di sela-sela acara penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) daerah Kedungsepur di Balai Kota Semarang, kemarin. Ini merupakan tindak lanjut rintisan kerja sama pembangunan yang sebelumnya telah beberapa kali dibahas.
Bertempat di Ruang Lokakrida, Balai Kota Semarang, tak hanya Hendi sebagai kepala daerah yang hadir. Ada Bupati Kendal, Mirna Annisa, serta Wakil Bupati Semarang, Ngesti Nugraha yang hadir secara pribadi dalam penandatanganan MOU itu. Lebih lanjut Hendi menuturkan, pembangunan suatu daerah tidak dapat mengesampingkan daerah-daerah lain di sekitarnya, mengingat besarnya potensi untuk saling menopang. Dia mencontohkan Jakarta yang tidak akan maju tanpa bantuan Tangerang, Bekasi, Bogor dan sekitarnya.
''Begitu juga Kota Semarang, tidak akan bisa maju tanpa bantuan daerah sekitarnya ini. MoU ini juga sebagai sebuah penegasan bahwa setiap daerah memiliki peran dan manfaatnya masing-masing. Karenanya, kesejahateraan masyarakat tidak relevan untuk dikompetisikan," tambahnya.
Untuk itu dalam kesempatan tersebut, Hendi menegaskan jika MOU tersebut merupakan momentum bagi seluruh daerah di Kedungsepur untuk saling berkolaborasi. Tujuannya dapat memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat. Salah satu kolaborasi yang sudah terjalin di bidang transportasi BRT Trans Semarang, yakni Kota Semarang - Kabupaten Kendal dan Kota Semarang - Kabupaten Semarang.
"Dalam waktu dekat kami akan melakukan kerja sama di bidang transportasi dengan Kabupaten Demak. Selain itu dengan Demak juga ada integrasi pembangunan terkait proyek tol laut Semarang-Demak yang akan dibangun dalam waktu dekat," tambah Hendi.
Sementara itu, Bupati Kendal, Mirna Annisa mengatakan jika kerja sama tersebut sangat baik dalam menunjang pembangunan di daerahnya. "Semarang Raya atau Kedungsepur ini memiliki banyak potensi. Jadi dengan adanya kolaborasi ini tentu akan memudahkan masing-masing daerah berkembang bersama dan maju bersama-sama," tutur Mirna.
(Hendra Setiawan /SMNetwork /CN40 )
http://www.suaramerdeka.com/news/detail/22692/Rintis-Pembanguan-di-Kedungsepur-yang-TerintegrasiBagikan Berita Ini
0 Response to "Rintis Pembanguan di Kedungsepur yang Terintegrasi"
Post a Comment