BEIJING, suaramerdeka.com- Presiden China Xi Jinping tidak menyebut nama Presiden Amerika Serikat Donald Trump atau berbicara langsung tentang meningkatnya sengketa dagang dengan Amerika dalam pidato di Forum Boao, di Pulau Hainan, Selasa (10/4).
Tetapi janji-janji Xi Jinping untuk memajukan reformasi ekonomi, semuanya berhubungan dengan sengketa perdagangan dan ancaman Presiden Trump untuk memungut bea masuk yang tinggi atas barang-barang China.
Dalam pidatonya, Xi menyebutkan kalimat "membuka perekonomian" sebanyak 42 kali. Salah satu pesan utama dalam pidatonya adalah bahwa Cina terbuka untuk bisnis. Itu juga merupakan usaha, kata seorang analis, untuk menyorot perbedaan antara pendekatan Beijing dan Washington dalam soal ekonomi.
"Saya ingin mengatakan dengan jelas kepada semua orang, pintu China terbuka tidak akan ditutup, tetapi bahkan akan terbuka lebih lebar," kata Xi. "Mental perang dingin dan adu kekuatan sudah kuno dan ketinggalan zaman. Isolasionisme tidak akan menghasilkan apapun."
Dalam pidatonya, Xi mengatakan China akan meluncurkan sejumlah langkah penting tahun ini, termasuk pemotongan tarif bea impor mobil, salah satu hambatan perdagangan yang berulang kali disebutkan oleh Presiden Trump.
China menetapkan bea 25 persen untuk impor mobil dari Amerika, sementara kendaraan bermotor China yang diekspor ke Amerika hanya dikenai bea masuk 2,5 persen.
Presiden Trump memuji pidato Xi Jinping itu lewat Twitter, mengatakan dia "sangat berterima kasih kepada Presiden Xi atas kata-kata baik China tentang tarif dan hambatan bagi impor mobil Amerika ... juga, pencerahannya tentang kekayaan intelektual dan transfer teknologi. Kita akan membuat kemajuan besar bersama-sama!.”
(VOA /CN33 )
http://www.suaramerdeka.com/news/detail/22783/Xi-Jinping-Janji-Potong-Bea-Impor-MobilBagikan Berita Ini
0 Response to "Xi Jinping Janji Potong Bea Impor Mobil"
Post a Comment