JAKARTA, suaramerdeka.com- Pemerintah akan memanfaatkan keberadaan agen Layanan Keuangan Tanpa Kantor untuk Keuangan Inklusif (Laku Pandai) untuk turut mengendalikan harga beras. Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan hal ini dilakukan untuk mengendalikan harga beras sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 9.450.
Enggar menyatakan hal tersebut merupakan keputusan rapat koordinasi soal beras bersama Menko Perekonomian Darmin Nasution.
"Beliau hanya meminta untuk laporan kemudian juga memperluas jaringan dengan jualan beras. Agennya laku pandai mereka juga diminta untuk menjual," katanya di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (12/4).
Dia menjelaskan agen laku pandai nantinya akan menjual seluruh stok beras yang dimiliki mulai Senin depan. Jika nantinya ada kekurangan stok, pemerintah lewat Perum Bulog akan turun tangan memenuhi kebutuhan pasokan beras di masyarakat.
"Tanggal 16 (16/4) Senin, beras medium, kalau ada semua daerah yang memiliki stok beras dijual harga medium nggak usah minta Bulog. Kalau mereka nggak punya, minta ke bulog. Intinya seluruh pedagang beras wajib menjual beras medium dengan HET mentok dibawah boleh diatas nggak boleh," tegasnya.
Adapun HET yang dimaksud sesuai dengan aturan menteri perdagangan adalah Rp 9.450 per kilogram atau harga beras medium. Menurutnya, semakin banyak pergerakan yang dilakukan untuk menurunkan harga beras, masyarakat semakin mudah untuk mendapatkan harga HET dari beras medium.
Sebelumnya, PT Bank Tabungan Negara (BTN) bakal memanfaatkan 35 ribu agen untuk terlibat dalam menstabilkan harga beras dengan berjualan beras. Selain itu langkah untuk menekan harga beras juga dilakukan dengan operasi pasar.
(Kartika Runiasari /SMNetwork /CN41 )
http://www.suaramerdeka.com/news/detail/22922/Agen-Laku-Pandai-Akan-Jualan-BerasBagikan Berita Ini
0 Response to "Agen Laku Pandai Akan Jualan Beras"
Post a Comment