WONOSOBO, suaramerdeka.com- Hal yang kerap dikeluhkan masyarakat pada sejumlah layanan kesehatan, yakni banyaknya layanan administrasi pendaftaran pasien. Kondisi itu kerap menjadikan menumpuknya pasien di layanan pendaftaran. Kalau bisa layanan seperti ini dipangkas agar lebih efisien. Hal itu disampaikan Kepala Balai Pendidikan Pelatihan Tenaga Kerja (BPPTK) Provinsi Jawa Tengah, Mumpuniati, saat menjadi pembicara di Basic Continual Improvement Convention (Konvensi Pengembangan Mutu Berkelanjutan) di Aula Wijayakusuma Lantai Dua Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KRT Setjonegoro, Wonosobo, Rabu (4/4).
Dia menambahkan, banyak pula keluhan adanya layanan kesehatan membeda-bedakan pasien umum dengan pasien peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. "Ini juga harus benar-benar dijawab melalui layanan kesehatan rumah sakit yang benar-benar bermutu dan tidak membeda-bedakan pasien. Kami yakin, RSUD Setjonegoro telah menjalankan tugasnya secara baik dalam melayani masyarakat," katanya.
Melalui konvensi pengembangan mutu tersebut, memang diharapkan rumah sakit pada semua bagiannya mampu memberikan yang terbaik dan berkualitas. Penting juga rumah sakit terus meningkatkan manajemen modern dengan mengoptimalkan layanan teknologi informasi. "Jika pemanfaatan teknologi dilakukan optimal, petugas makin mudah memberikan layanan menggunakan data yang terintegrasi ke jaringan teknologi tersebut," bebernya.
(M Abdul Rohman /SMNetwork /CN40 )
http://www.suaramerdeka.com/news/detail/21999/Layanan-Administrasi-Pendaftaran-Pasien-Masih-Dikeluhkan-MasyarakatBagikan Berita Ini
0 Response to "Layanan Administrasi Pendaftaran Pasien Masih Dikeluhkan Masyarakat"
Post a Comment