BLORA, suaramerdeka.com– Lagi, suporter Persikaba, Lilik Yuliantoro, seakan tak pernah lelah berjuang agar kesebelasan kesayangannya, Persikaba Blora, lebih berprestasi. Warga Ketangar, RT 5 RW 1 Kelurahan Karangjati, Kecamatan Blora Kota tersebut, kemarin, berjalan kaki mendatangi institusi yang berwenang atas pengalokasian anggaran untuk Persikaba, yakni Pemkab, Dinporabudpar, dan KONI.
Lilik menuntut agar anggaran untuk Persikaba ditambah. Berdasarkan informasi yang dihimpun, anggaran untuk Persikaba tahun ini sekitar Rp 300 juta. ‘’Ini aksi jalan kaki jilid ketiga. Ini untuk menyampaikan tuntutan ke Pemkab, Dinporabudpar dan KONI agar anggaran untuk Persikaba ditambah,’’ ujarnya.
Lilik Yuliantoro memilih berjalan kaki dalam aksinya tersebut. Aksi kali ini merupakan aksi ketiga setelah pada 9-14 Maret lalu, Lilik berjalan kaki dari Blora ke Semarang. Ketika itu dia mengusung misi keprihatinan atas kondisi Stadion Kridosono Blora.
Sesampainya di Semarang, dia antara lain ditemui Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi, dan Ketua Komisi E DPRD Jateng Yoyok Sukawi. Sedangkan aksi jalan kaki jilid pertama dari Blora ke Semarang dilakukan Lilik di tahun 2014. Ketika itu dia menuntut Asprov PSSI Jateng memberi keadilan bagi Persikaba usai dijamu Persab Brebes di Liga Nusantara Jateng.
Dalam aksinya kemarin, Lilik, menuntut Pemkab dan instansi terkait tidak berdiam diri dengan nasib Persikaba. Menurutnya, Persikaba memiliki potensi besar untuk lebih berprestasi. ‘’Bagaimana pun juga jajaran Pemkab harus memberikan dukungan. Itu harapan kami dan suporter Persikaba lainnya,’’ tegasnya.
Surat Cinta
Aksinya jalan kaki Lilik dimulai di kantor Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Blora. Dilanjutkan ke kantor Bupati dan diterima Wakil Bupati Arief Rohman. Sedangkan di Kantor KONI, Lilik diterima Ketua KONI, Hery Sutiyono. Lilik memberikan sepucuk surat cinta.
Isi surat: Cukup Rindune Dilan ning Milea wae sing berat..pak. Askab Persikaba ojo diumbarke melu mikir berat nyaingi Dilan... Anggarane Persikaba tahun iki mung cukup di nggo tuku coklate Milea..Pak. Mosok iyo ora ditambahi.. Persikaba yo pengen bangkit dadi Kuncoro..Pak. Mosok iyo sampeyan ora peduli.. Ora mung Minyak-Jati lan Barongan sing dadi asete Blora. Persikaba yo asete Blora lo...Pak. Ayo anggarane ditambahi. #WayahePeduliPersikaba #PersikabaWayaheKuncoro #BangkitKuncoro #SavePersikabaBlora.’’
Ketua KONI Blora Hery Sutiyono mengapresiasi semangat Lilik Yuliantoro. Sama seperti warga Blora lainnya, Hery Sutiyono pun mengaku menginginkan Persikaba lebih berprestasi. Hanya saja menurutnya, tahun ini KONI lebih fokus menyiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng di Solo, Oktober 2018.
Menurutnya, dana pembinaan olahraga dalam APBD Blora 2018, sebagian besar untuk persiapan dan tampil di Porprov. ‘’Namun pembinaan cabang olahraga tetap berlanjut terus dan tak pernah berhenti sembari menyiapkan diri berlaga di Porprov Jateng 2018,’’ tandasnya.
(Abdul Muiz /SMNetwork /CN40 )
http://www.suaramerdeka.com/news/detail/22703/Lilik-Jalan-Kaki-dan-Surat-Cinta-PersikabaBagikan Berita Ini
0 Response to "Lilik, Jalan Kaki dan Surat Cinta Persikaba"
Post a Comment