Search

Revolusi Industri 4.0 di Jawa Tengah Belum Banyak Digunakan

SEMARANG, suaramerdeka.com - Memasuki revolusi industri 4.0 atau otomasi industri berbasis robot membuat dua calon Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Sudirman Said angkat bicara untuk bisa memikirkan dampak kedepannya. 

Di Jawa Tengah sektor tekstil dan produk teksil menjadi salah satu sektor industri yang dipacu revolusi industri 4.0. 

Calon Gubernur Ganjar Pranowo mengatakan perlu adanya pendekatan kemanusiaan. Ia menuturkan memang ada beberapa perusahaan di Jawa Tengah menerapkan revolusi industri 4.0 namun tidak semuanya diganti oleh otomasi. 

"Ternyata tidak ada yang mengganti semua dengan otomatisasi. Meskipun Djarum sudah melakukan dengan Djarum Oase, tapi buruh linting tetap dipakai, karena ini kemanusiaan yang adil dan beradab," katanya. 

Calon Gubernur Sudirman Said menambahkan, revolusi Industri 4.0  tidak akan terjadi dua atau tiga tahun kedepan tapi  pasti akan terjadi. Menurutnya pengusaha pasti memilih cara-cara paling efisien dan otomasi mempunyai dampak penyediaan lapangan kerja. 

"Bagaimana menyiapkan transisi yang baik supaya pengusaha punya pedoman. Tidak mungkin mereka lompat dan tidak mungkin mereka tidak mengakses teknologi pasti suatu saat memakai," ucapnya.  

(Cun Cahya /SMNetwork /CN41 )

Let's block ads! (Why?)

http://www.suaramerdeka.com/news/detail/22790/Revolusi-Industri-40-di-Jawa-Tengah-Belum-Banyak-Digunakan

Bagikan Berita Ini

Related Posts :

0 Response to "Revolusi Industri 4.0 di Jawa Tengah Belum Banyak Digunakan"

Post a Comment


Powered by Blogger.