UNGARAN, suaramerdeka.com- Teman survivor asal Selandia Baru, Sistha mengatakan, dirinya sempat melarang Andrey Voytech untuk mendaki Gunung Merbabu namun larang tadi diabaikan. “Dia bilang mau naik Gunung Merbabu. Saya sempat kontak Jumat (30/3) pukul 06.00 WIB. Andrey juga kirim foto kemudian dia bilang ingin turun pukul 13.58 WIB. Kemudian terakhir bisa kontak, Jumat (30/3) pukul 15.47 WIB, ia mengabarkan ada di area hutan,” ucapnya.
Perempuan yang tercatat sebagai warga Perum Graha Alzalia Kota Magelang ini bersama Andrey sebelumnya berangkat dari Magelang menuju Getasan dengan mengendarai Honda Beat AB-5424-LZ, Kamis (29/3). Keduanya kemudian menyewa kamar di Hotel Sanjaya Kopeng. Ketika berangkat, menurut Sistha, kondisi badan Andrey dalam keadaan sehat.
“Dia hanya bawa ponsel, charge ponsel, powerbank, paspor, dua botol air mineral, serta uang rupiah tetapi saya tidak tahu jumlahnya berapa. Rencananya, Andrey langsung bertolak turun sesampainya di puncak Merbabu, menyusul ia harus pulang ke New Zealand, Sabtu (31/3),” terang perempuan yang mengaku kenal korban di Bali ini.
(Ranin Agung /SMNetwork /CN40 )
http://www.suaramerdeka.com/news/detail/22347/Teman-Survivor-Sempat-Melarang-Mendaki-Gunung-MerbabuBagikan Berita Ini
0 Response to "Teman Survivor Sempat Melarang Mendaki Gunung Merbabu"
Post a Comment