SRAGEN, suaramerdeka.com- Kepala Dinas Pertanian Pemkab Karanganyar Eka Rini Mumpuni Titi Lestari menyampaikan, meski luasan persawahan organik masih sedikit pihaknya terus berusaha menambah arealnya. Produk pertanian organik semakin bisa diterima masyarakat dan ada investor yang intensif dalam pertanian organik.
Selama ini area pertanian organik masih berpusat di wilayah Kecamatan Sambirejo, seperti di Desa Sambirejo, Jetis dan Jambeyan. Pertanian organik mulai berkembang di daerah sekitarnya, seperti Kecamatan Gondang dan Kedawung.
Di Kecamatan Sambirejo, adanya pertanian organik itu menjadikannya sebagai desa wisata pertanian organik. Sebenarnya, Sragen mampu untuk memproduksi pupuk organik sendiri. Jumlah ternak cukup banyak, menjadi salah satu sumber bahan pembuatan pupuk organik dari kotoran ternak.
‘’Memang butuh pendampingan secara maksimal bagi kelompok-kelompok tani dan ternak yang ada sehingga mereka mampu membuat dan memproduksi, minimal untuk dipakai mereka sendiri,’’ tegasnya.
Terpisah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) M Jazairi menambahkan petani di Sragen sudah banyak menggunakan pupuk organik. Menurut dia, banyak keuntungan yang didapat. Salah satunya hasil pertanian organik yang lebih sehat dan harganya mahal. ‘’Hasil pertanian organik dari Sragen juga sudah beredar Jakarta dan Surabaya,’’ katanya.
(Basuni Hariwoto /SMNetwork /CN34 )
http://www.suaramerdeka.com/news/detail/22964/Area-Persawahan-Organik-di-Sragen-Akan-DitambahBagikan Berita Ini
0 Response to "Area Persawahan Organik di Sragen Akan Ditambah"
Post a Comment