SOLO, suaramerdeka.com- Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo, Laksono Dwionggo, mencatat pada akhir Februari 2018, pertumbuhan bank syariah lebih tinggi dibandingkan bank umum atau Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Menurut Laksono pertumbuhan aset bank syariah 22,50 persen dari Rp 6,14 triliun menjadi Rp 7,53 triliun. Sedang dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 26,48 persen, dari Rp 4,09 triliun menjadi Rp 5,17 triliun.
Pertumbuhan pembiayaan 21,10 persen dari Rp 5,42 triliun menjadi Rp 6,57 triliun. Sementara Non Performing Loan (NPL) atau kredit bermasalah, salah satu indikator kinerja perbankan hanya 1,5 persen di Februari 2018.
Pada bulan yang sama, persentase pertumbuhan kinerja BPR lebih tinggi ketimbang bank umum, meski nilai pertumbuhan lebih sedikit. Aset BPR meningkat 15,23 persen dari Rp 5,44 triliun jadi Rp 6,26 triliun. Angka pertumbuhan itu lebih besar dari Jateng 14,0 persen.
Untuk dana pihak ketiga (DPK) meningkat 16,91 persen dari Rp 3,63 triliun menjadi Rp 4,63 triliun, sedang pembiayaan tumbuh 14,18 persen, dari Rp 4,15 triliun menjadi Rp 4,74 triliun. Persentase peningkatan kredit di Soloraya lebih baik dari Jateng yang hanya meningkatkan 12,78 persen.
Kredit Bermasalah
Namun, kata Laksono, Non Performing Loan (NPL) atau kredit bermasalah, salah satu indikator kinerja perbankan, memburuk dari 5,42, menjadi 6,05 persen (yoy). Namun kondisi ini lebih bagus dari NPL Jateng tercatat 7,26 persen pada Februari 2018.
NPL terbesar ada pada kredit modal kerja, yakni 7,78 persen. Sementara pada Februari 2018 aset bank umum konvensional tumbuh 9,14 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yakni naik dari Rp 69,7 triliun menjadi Rp 76,13 triliun.
Untuk DPK meningkat 12,85 persen dari Rp 52,61 triliun menjadi Rp 59,37 triliun, dengan tabungan masih mendominasi. Yakni 19,52 persen dari Rp 26,31 triliun menjadi Rp 31,44 triliun. Ada pun pembiayaan tumbuh 7,66 persen, dari Rp 60,21 triliun menjadi Rp 64,83 triliun.
Peningkatan penyaluran pembiayaan juga disertai membaiknya angka NPL atau kredit bermasalah. Yakni dari 2,47 persen di Februari 2017 menjadi 2,16 persen tahun ini.
(Langgeng Widodo /SMNetwork /CN40 )
http://www.suaramerdeka.com/news/detail/23147/Pertumbuhan-Aset-Bank-Syariah-Capai-2250-PersenBagikan Berita Ini
0 Response to "Pertumbuhan Aset Bank Syariah Capai 22,50 Persen"
Post a Comment