PURBALINGGA, suaramerdeka.com– Salah seorang prajurit Satgas TMMD Reguler Ke-101 Kodim 0702/Purbalingga, Serka Widyo, melakukan pendampingan pertanian masyarakat di lokasi sasaran TMMD, Desa/Kecamatan Karangjambu, di sela-sela pembangunan sasaran TMMD. Pendampingan dilakukan dengan membantu membajak sawah menggunakan alat tradisional yang ditarik kerbau.
Meski tidak semua petani melakukannya, namun alat bajak tradisional tersebut masih menjadi andalan untuk mengerjakan lahan pertanian di wilayah setempat. Hal itu dilakukan sebab kondisi geografis daerah, membuat sebagian petani merasa kesulitan jika harus membawa bajak mesin atau traktor ke persawahan mereka.
“Sebagian kondisi areal persawahan berada di dataran tinggi atau dilembah gunung, sehingga membuat sebagian petani kesulitan jika harus menurunkan atau menaikkan traktor ke sawah, oleh karenanya mereka memilih menggunakan bajak tradisional berupa kerbau,” ungkap Serka Widyo.
Bajak tradisonal, dinilai oleh petani setempat bisa cukup dalam menancap dan membalik tanah dibandingkan dengan alat bajak mesin. Selain itu area lahan sawah yang dikerjakan banyak dijumpai batu, sehingga sangat rawan jika menggunakan gigi bajak bermesin.
Terlepas dari hal tersebut, Dandim 0702 Purbalingga, Letkol Inf. Andi Bagus D.A, S.I.P, telah menginstruksikan kepada jajarannya untuk membantu pemerintah mensukseskan swasembada pangan, terlebih di Kabupaten Purbalingga.
Para Babinsa yang tergabung dalam Satgas diminta untuk melakukan pendampingan pertanian sebagai tugas tambahan di Desa Karangjambu.
(Arief Noegroho /SMNetwork /CN41 )
http://www.suaramerdeka.com/news/detail/22543/Prajurit-TNI-Membajak-Sawah-Bersama-WargaBagikan Berita Ini
0 Response to "Prajurit TNI Membajak Sawah Bersama Warga"
Post a Comment