Search

Kendala Cuaca, Produksi Batu Bara Kuartal I Turun 7,2 Persen 

JAKARTA, suaramerdeka.com- Produksi batu bara pada kuartal I 2018 dinilai Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menurun sekitar 7,2 persen, hanya mencapai 69,33 juta ton. Tahun lalu produksi batu bara mencapai 74,73 juta ton.

"Produksi (batubara) turun mungkin karena cuaca," ujar Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi di Ruang Pers Kementerian ESDM, Jumat (13/4).

Sebagai catatan, aktivitas penambangan batu bara biasanya akan terhambat jika cuaca hujan.

Agung mengatakan, hingga akhir Maret 2018 penyerapan batu bara domestik naik sekitar dua persen dari 21,5 juta ton menjadi 21,94 juta ton. Kenaikan dipicu oleh peningkatan kebutuhan batu bara untuk pembangkit listrik dalam negeri (domestic market obligation/DMO). 

Pada periode yang sama, realisasi penyerapan batu bara untuk penenuhan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) mencapai 20,4 juta ton. Selain pembangkit listrik, batu bara di dalam negeri juga digunakan untuk industri lain seperti kereta api, industri pupuk, dan industri pengolahan lain.

Untuk pasar luar negeri, ekspor batu bara merosot sekitar 10 persen dari 55,73 juta ton menjadi 50,78 juta ton. Agung menduga hal itu disebabkan oleh musim dingin yang telah berakhir sehingga menurunkan permintaan dari luar negeri.

Sementara itu, selisih antara produksi dan permintaan kebutuhan batu bara dipenuhi dari sisa stok tahun lalu.

(CNN /SMNetwork /CN39 )

Let's block ads! (Why?)

http://www.suaramerdeka.com/news/detail/23064/Kendala-Cuaca-Produksi-Batu-Bara-Kuartal-I-Turun-72-Persen

Bagikan Berita Ini

Related Posts :

0 Response to "Kendala Cuaca, Produksi Batu Bara Kuartal I Turun 7,2 Persen "

Post a Comment


Powered by Blogger.