SEMARANG, suaramerdeka.com - Menteri Agama Lukman Hakim Siafuddin mengingatkan kepada penyuluh agama agar terus menerapkan sembilan seruan yang dikeluarkannya.
Hal ini dilakukan mengingat tahun 2018 dan 2019 merupakan tahun yang memiliki dinamika politik yang dirasa semakin meningkat.
"Agar penceramah yang ada di tengah-tengah masyarakat, tentu termasuk didalamnya penyuluh agama, untuk senantiasa memiliki pemahaman dan komitmen pada tujuan utama diturunkan agama," katanya dalam Silaturahmi Penyuluh Agama Provinsi Jawa Tengah dengan Presiden Jokowi di Lapangan Pancasila Simpanglima, Semarang, Sabtu (14/4).
Menurutnya, peran peceramah yang didalamnya penyuluh agama semakin memiliki tingkat urgensi yang tinggi dalam menjaga kerukunan dan persatuan umat.
Salah satu seruan Menteri Agama adalah materi penceramah hendaknya bernuansa mendidik dan berisi materi pencerahan yang meliputi spiritual, intelktual, emosional dan multi kultural. Selain itu tidak boleh berisi muatan kampanye praktis dan atau promosi bisnis.
"Dan kami berharap para penyuluh agama menggaungkan hal ini di semua kalangan sehingga kehidupan keagamaan semakin baik," jelasnya.
Baca juga:Jokowi Ingatkan Penyuluh Agama agar Tularkan Optimisme
(Cun Cahya /SMNetwork /CN33 )
http://www.suaramerdeka.com/news/detail/23111/Tahun-Pilkada-Menag-Minta-Penyuluh-Agama-Terapkan-Sembilan-SeruanBagikan Berita Ini
0 Response to "Tahun Pilkada, Menag Minta Penyuluh Agama Terapkan Sembilan Seruan"
Post a Comment