JAKARTA,suaramerdeka.com-Pemerintah tengah mengkaji agar tarif tol transportasi logistik bisa secepatnya diturunkan. Anggota Komisi V DPR RI Novita Wijayanti menyayangkan mengapa rencana kebijakan ini baru dilakukan di tahun politik menjelang pemilu.
Menurutnya, seharusnya kebijakan yang bisa meringankan masyarakat bisa dilaksanakan segera tanpa menunggu atau menjelang tahun politik. Sebab, selama ini masyarakat terus dibebani tingginya berbagai tarif dan harga. Seperti naiknya tarif listrik dan naiknya harga BBM serta kebutuhan pokok lainnya.
''Rencana turunnya tarif tol transportasi logistik saya harap tidak berkaitan dengan tahun politik,'' kata Novita, Minggu (25/3).
Meski begitu, dia tetap mendukung rencana kebijakan turunnya tarif tol transportasi logistik. Dia percaya dengan turunnya tarif akan mengurangi ongkos distribusi yang pada akhirnya bisa menekan harga barang.
Politikus Partai Gerindra ini juga berpendapat, kalau perlu tidak hanya transportasi logistik tetapi juga transportasi publik. Menurutnya, jika infrastruktur jalan baik dan ongkos transportasi umum juga terjangkau dan nyaman masyarakat akan mudah beralih dari menggunakan transportasi pribadi.
''Harapannya dengan dengan beralihnya masyarakat ke transportasi umum akan mengurangi beban jalan dan konsumsi BBM,'' ujar anggota DPR RI dari daerah pemilihan Banyumas dan Cilacap ini.
Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo berharap tarif tol untuk transportasi logistik bisa secepatnya diturunkan. Presiden berharap khususnya kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuldjono, Menteri BUMN Rini Soemarno, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi agar tarif tol yang berhubungan dengan transportasi logistik bisa diturunkan sebanyak-banyaknya.
(Mahendra Bungalan /SMNetwork /CN38 )
http://www.suaramerdeka.com/news/detail/20713/Penurunan-Tarif-Tol-Logistik-Jangan-Terkait-Tahun-PolitikBagikan Berita Ini
0 Response to "Penurunan Tarif Tol Logistik Jangan Terkait Tahun Politik"
Post a Comment