Search

14 TKI Ilegal Terancam Hukuman Mati di Saudi

SUMENEP, suaramerdeka.com- Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Timur, Setiajit, mengatakan, sebanyak 14 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Pulau Madura, Jawa Timur terancam hukuman mati di Arab Saudi. Mereka tersandung beberapa kasus seperti narkoba, perzinaan, dugaan pembunuhan dan dituduh menggunakan sihir.

"Ada sekitar 14 TKI. Ia semuanya berasal dari Madura yang bekerja di Arab Saudi. Mereka karena tersandung sejumlah kasus hukum," kata Setiajit, Jumat (23/3)

Setiajit menegaskan, saat ini kasus yang menimpa 14 TKI itu telah ditangani Kementerian Ketenagakerjaan, sementara perlindungan hukum dilakukan oleh Kementerian Luar Negeri.

"Ini sudah ditangani Kementerian Ketegakerjaan dan Kementerian Luar Negeri dalam perlindungan hukum," jelasnya.

Lebih lanjut ia menyatakan, dari data yang ada, ke-14 TKI tersebut seluruhnya berstatus ilegal.

"Semuanya ilegal. Kalau ilegal kita tiba-tiba taunya sudah tersandung masalah. Tapi tetap kita beri perlindungan sebagai warga negera Indonesia," pungkasnya. 

Sementara Kabid Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Mohammad Zaini mengaku, belum mendapat laporan apakah dari 14 TKI itu ada yang berasal dari Sumenep.

"Sampai sekarang kami masih belum mendapat laporan. Biasanya kalau ada TKI yang tersandung kasus hukum ada informasi ke kami," kata Mohammad Zaini.

Pihaknya berjanji akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mengetahui data itu secara pasti. 

(RRI /CN41 )

Let's block ads! (Why?)

http://www.suaramerdeka.com/news/detail/20524/14-TKI-Ilegal-Terancam-Hukuman-Mati-di-Saudi

Bagikan Berita Ini

Related Posts :

0 Response to "14 TKI Ilegal Terancam Hukuman Mati di Saudi"

Post a Comment


Powered by Blogger.