SEMARANG, suaramerdeka.com- Tanaman herbal yang diyakini memiliki khasiat ampuh membantu meningkatkan kesehatan, semakin dilirik banyak pihak. Tak kurang dunia kedokteran, berkeinginan menempatkannya mendampingi sistem pengobatan modern.
‘’Tapi tentunya bahan-bahan herbal yang sudah menjalani uji klinis. Syarat itu mutlak karena memang tak sembarang asupan bahan pangan, boleh masuk ke dalam tubuh,’’ tutur Wakil Dekan Fakultas Kedokteran, Universitas Wahid Hasyim (Unwahas), dokter Syarif Hudaya, Sabtu (24/3).
Dia berbicara di sela-sela forum Update Maternal Post Partum Health in Primary Health Care, di Hotel Grand Edge. Forum itu juga mengundang Rektor Unwahas, Prof Dr Mahmutarom, Dekan FK, dokter Endang Ambarwati, dan Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Semarang, Nawangsih SP. Selain itu, juga Kepala Departemen Quality Control PT Air Mancur, Joana Wati, serta Asisten Manajer RND, Robertus Anang.
Syarif menambahkan tanaman herbal banyak digunakan masyarakat Indonesia. Pengetahuan tentang obat dari tanaman herbal yang kemudian dikenal luas dengan istilah jamu, dilestarikan turun temurun. Forum itu sekaligus menggandeng kalangan bidan untuk memberikan informasi mengenai keberadaan herbal yang bisa dipakai pelengkap pengobatan modern.
Nawangsih, mengakui bidan banyak tambahan ilmu dan pengetahuan berkenaan tugas beratnya menjaga dan merawat keselamatan ibu melahirkan dan bayinya. Diberikannya informasi tentang herbal yang bisa mendampingi pengobatan modern, tentunya sangat bermanfaat.
(Hari Santoso /SMNetwork /CN40 )
http://www.suaramerdeka.com/news/detail/20656/Bahan-bahan-Herbal-Perlu-Jalani-Uji-KlinisBagikan Berita Ini
0 Response to "Bahan-bahan Herbal Perlu Jalani Uji Klinis"
Post a Comment