Search

Desa dan Kelurahan Harus Lebih Melek Media Informasi

WONOSOBO,suaramerdeka.com- Seluruh pemerintah desa maupun kelurahan di Kabupaten Wonosobo, diminta semakin melek media informasi dalam hal mempromosikan potensi dan prestasi wilayahnya. Sangat sayang, jika kekayaan hasil alam yang melimpah ruah, baik pada sektor pertanian, perkebunan, perikanan, kehutanan, pariwisata, kesenian, kebudayaan, peninggalan sejarah maupun kuliner dan hasil kerajinan tangan di masing-masing wilayah, kurang dikenal masyarakat luas karena minimnya sarana promosi.

Hal itu mencuat dalam Sarasehan Suara Merdeka bertajuk 'Desaku Maju, Desaku Mandiri; yang digelar Suara Merdeka bersama Pemerintah Kabupaten Wonosobo di Pendapa Kabupaten, Kamis (22/3) petang. Hadir sebagai pemateri Pemimpin Redaksi Suara Merdeka Semarang Gunawan Permadi, Kepala Bagian Pemerintahan Setda Wonosobo Tono Prihatono serta Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo One Andang Wardoyo.

Kegiatan tersebut diikuti puluhan kepala desa, kepala kelurahan, para camat, sejumlah organisasi perangkat daerag (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Wonosobo serta para pelaku ekonomi kreatif baik sub sektor seni pertunjukan, fotografi maupun kuliner di Kabupaten Wonosobo. Pasalnya, selain sarasehan, turut digelar penyambutan terhadap Tim Uji Petik Penilaian Mandiri Kabupaten atau Kota Kreatif  Indonesia (PMK3I) di Wonosobo oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Republik Indonesia.

Tono menyebutkan, butuh sinergitas untuk terus mengenalkan dan mengembangkan potensi dan prestasi yang dimiliki desa maupun kelurahan. Apalagi, sejumlah pemerintah desa di Kabupaten Wonosobo pada khususnya, saat ini tengah getol mengangkat potensi di wilayahnya, lebih khusus yang bisa garap ke arah wisata.

"Hampir semua desa memiliki potensi alam maupun hasil bumi yang layak dijual," ujar dia.

Dengan adanya dana desa dari pemerintah pusat yang begitu besar, pemerintah desa memiliki kesempatan besar untuk lebih maju dan berkembang. Proyeksi pembangunan, hendaknya bukan hanya ke arah infrastruktur saja, melainkan harus diperluas ke aspek-aspek lainnya. Peningkatan infrastruktur sah-sah saja dilakukan, apalagi sampai bisa untuk menunjang sektor lain seperti halnya pertanian, bahkan sampai ke wisata desa yang mampu menjadi nilai tambah kas desa.

Pengembangan sektor wisata desa yang saat ini banyak dilakukan, agaknya perlu diimbangi dengan kesadaran pemerintah desa maupun pegiat kreatif desa agar semakin melek media informasi. Selain sarana promosi melalui alat peraga baik baliho maupun liflet, pemanfaatan media, baik media sosial, media online maupun media cetak diperlukan guna turut serta membantu mempromosikan potensi dan keunggulan masing-masing desa.

Sementara itu, Gunawan menyebutkan, informasi mengenai potensi desa maupun kelurahan sepatutnya bisa disebarluaskan secara massif dan bijak. Namun, pemanfaatan media promosi juga harus berhati-hati, karena kecepatan informasi dekade terakhir seperti halnya melalui media sosial, rawan disalahgunakan pihak tak bertanggung jawab.

"Bijak bermedia pun sangat diperlukan. Ini agar upaya penyebaran informasi benar-benar sesuai," tutur dia.

Terkait publikasi profil desa dengan berbagai potensi dan prestasinya, menurut dia, Suara Merdeka siap menjadi sarana untuk menjembatani pemerintah desa mengeksplorasi keunggulan-keunggulannya agar semakin dikenal khalayak umum.

"Kami telah menyedikan halaman-halaman spesial sebagai sarana publikasi desa. Selain agar dikenal masyarakat luas, sarana publikasi ini tepat untuk diketahui para pemangku kebijakan, baik tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional," terang dia.

Andang mengungkapkan, Wonosobo memiliki beragam potensi yang layak dikembangkan dan dijual. Saat ini, sudah ada sekitar 26 desa telah membentuk desa wisata. Desa-desa tersebut juga telah membentuk kelompok sadar wisata (Pokdarwis).

"Hampir semua desa di Wonosobo memiliki potensi untuk terus dikembangkan. Kami berharap, sinergitas untuk mengembangkan potensi tersebut tetap dijaga, seperti halnya antara pemerintah desa dengan pokdarwis," harap dia. 

(M Abdul Rohman /SMNetwork /CN38 )

Let's block ads! (Why?)

http://www.suaramerdeka.com/news/detail/20614/Desa-dan-Kelurahan-Harus-Lebih-Melek-Media-Informasi

Bagikan Berita Ini

Related Posts :

0 Response to "Desa dan Kelurahan Harus Lebih Melek Media Informasi"

Post a Comment


Powered by Blogger.