Search

Pendakian Gunung Ijen Masih Ditutup

BANYUWANGI, suaramerdeka.com -Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah V Banyuwangi masih menutup jalur pendakian Gunung Ijen. Sebelumnya, gunung yang berada di perbatasan Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso itu mengeluarkan gas beracun pada Rabu (21/3) malam. Gas beracun tersebut muncul dari bualan atau letupan dari kawah Gunung Ijen.

Papan imbauan terkait penutupan Gunung Ijen telah terpasang. Selain itu, BKSDA juga menginformasikan imbauan tersebut kepada pelaku jasa pariwisata.

"Pemasangan mulai kemarin, dipasang di jalan masuk menuju Paltuding dan jalur menuju pendakian Paltuding. Kita juga memberikan informasi lewat WA kepada penyedia jasa, seperti pemilik hotel, homestay dan lainnya," kata Kepala Resort Taman Wisata Alam (TWA) Ijen KSDA, Sigit Ariwibowo, Jumat (23/3).

Meski demikian, masih banyak wisatawan yang berkunjung ke TWA Ijen. Akan tetapi mereka dapat menerima adanya penutupan tersebut. 

"Masih banyak wisatawan terutama yang dari arah barat (Bondowoso)," ungkapnya.

Pihaknya memastikan, sampai saat ini tidak ada aktivitas di puncak Gunung Ijen, baik bagi wisatawan dan penambang belerang. Meski demikian, Gunung Ijen saat ini dalam status normal.

"Kemarin kami bersama PPGA Ijen dan pihak terkait sudah memantau langsung kondisi di puncak Kawah Ijen. Kalau danau sih warnanya cukup bagus, tapi masih ada sisa material dan kondisi air masih dingin," ungkap Sigit.

Ia menambahkan, Gunung Ijen masih berpotensi mengeluarkan gas beracun. Ini terpantau dari sampel air kawah yang masih dingin.

(BRJ /CN41 )

Let's block ads! (Why?)

http://www.suaramerdeka.com/news/detail/20518/Pendakian-Gunung-Ijen-Masih-Ditutup

Bagikan Berita Ini

Related Posts :

0 Response to "Pendakian Gunung Ijen Masih Ditutup"

Post a Comment


Powered by Blogger.