Search

TPA Bokong Semar Butuh Rp 165 Miliar

TEGAL, suaramerdeka.com- Rencana Pemkot Tegal membangun Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bokong Semar di lahan seluas 15 hektare di Kelurahan Kaligangsa Kecamatan Margadana diperkirakan membutuhkan anggaran sedikitnya Rp 165 miliar.

‘’Per hektare paling tidak Rp 10 miliar. Itu 15 hektare dan untuk lain-lain paling tidak butuh Rp 165 miliar,’’ kata Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan Limbah P3 dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tegal, Haryoto.

Dia mengemukakan, di tahun 2017 sudah dibangun akses jalan menuju TPA Bokong Semar oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tegal dengan anggaran Rp 10 milliar, namun tahun 2018 ini belum dianggarkan.

APBD Kota Tegal kembali dianggarkan untuk tahun 2019 senilai Rp 7,5 miliar untuk membangun talut keliling dan sel-sel untuk menampung sampah, termasuk untuk instalasi pengelolaan air limbah (IPAL) Rp 1,5 miliar.

Untuk mengatasi persoalan sampah, saat ini pihaknya berupaya mengoptimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di tiap kelurahan sambil menunggu realisasi TPA Bokong Semar yang rencananya bisa mulai digunakan di tahun 2020.

TPA Sementara

Tak hanya itu, keberadaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sementara seluas 5 hektare di Kelurahan Muarareja, Tegal Barat  juga dikembangkan dengan kembali dianggarkan di tahun 2018 senilai Rp 1,3 miliar. ‘’TPA Sementara bisa sampai tiga tahun,’’ imbuhnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal telah mengajukan anggaran senilai Rp 30 miliar ke Pemprov untuk pembangunan TPA Bokong Semar melalui  Pejabat sementara (Pjs) Wali Kota Tegal Achmad Rofai  pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan Wilayah (Musrenbangwil) Eks Karesidenan Pekalongan, baru-baru ini

Achmad Rofai menyampaikan, usulan tersebut menjadi usulan prioritas.  Dana tersebut akan dimanfaatkan untuk membangun TPA di lahan seluas 15 hektare yang terdiri terdiri dari 3 sel dan 1 unit pengolahan leachate serta sarana pendukung lainnya.

‘’Bila dilihat kondisi persampahan di Kota Tegal, khususnya untuk tempat pembuangan akhir sampah pada saat ini sangat memprihatinkan. Hal ini disebabkan berakhirnya sewa TPA Muarareja pada bulan Oktober tahun 2016 lalu sehingga saat ini Kota Tegal sudah  tidak memiliki TPA,’’ kata dia.

(Tresno Setiadi /SMNetwork /CN40 )

Let's block ads! (Why?)

http://www.suaramerdeka.com/news/detail/19878/TPA-Bokong-Semar-Butuh-Rp-165-Miliar

Bagikan Berita Ini

Related Posts :

0 Response to "TPA Bokong Semar Butuh Rp 165 Miliar"

Post a Comment


Powered by Blogger.