PATI, suaramerdeka.com- Para petani didorong mendaftarkan lahan garapannya ke asuransi tani agar hasil pertanian aman dan mendapat jaminan asuransi apabila gagal panen. Dengan asuransi jika hasil pertanian mengalami kerusakan hingga lebih dari 75 persen, petani bisa mendapat ganti Rp 6 juta untuk setiap hektare.
Apalagi pemerintah sekarang memberikan kemudahan, fasilitas dan subsidi sehingga biaya pengurusan asuransi terjangkau. ‘’Dengan asuransi itu jika hasil pertanian mengalami kerusakan hingga lebih dari 75 persen karena kekeringan, kebanjiran atau hama maka bisa diganti Rp 6 juta untuk setiap hektarenya,’’ terang Kepala Dinas Pertanian, Mochtar Effendy.
Menuru dia, untuk anggaran asuransi tani sekarang ini per hektare per musim hanya Rp 36 ribu. Sedangkan premi resminya sebesar Rp 180 ribu sisanya merupakan subsidi pemerintah.
Oleh karena itu, dia menilai sistem itu cukup baik untuk upaya perlindungan budi daya pertanian. Terlebih di awal musi tanam seperti saat ini. Dia juga mengakui jumlah petani yang sudah mengajukan juga semakin bertambah.
Potensi Kerawanan
Dari hasil rekapitulasi tercatat sudah ada sedikitnya 189 hektare yang telah diajukan untuk menjadi peserta asuransi usaha tani padi. Di antaranya merupakan petani dari Kecamatan Gabus, Kayen, dan Dukuhseti.
Mochtar menambahkan di antara potensi kerawanan yang terjadi untuk lahan pertanian diakuinya yakni seperti banjir dan kekeringan. Hingga akhir Februari lalu jumlah lahan pertanian yang mengalami puso atau gagal panen akibat banjir cukup luas.
Data Dinas Pertanian menyebut sedikitnya 1.268 hektare sawah mengalami puso. Jumlah itu tersebar di delapan kecamatan seperti Kecamatan Tayu, Dukuhseti, Pati Kota, Sukolilo, Gabus, Juwana, Kayen, dan Jakenan.
‘’Kerusakan terluas justru terjadi di Kecamatan Dukuhseti dengan luas 633 hektare, sedangkan untuk Pati Kota terjadi 245 hektare,’’ tambahnya.
(Beni Dewa /SMNetwork /CN40 )
http://www.suaramerdeka.com/news/detail/20892/Asuransi-Tani-Jamin-Gagal-PanenBagikan Berita Ini
0 Response to "Asuransi Tani Jamin Gagal Panen"
Post a Comment