BANDUNG, suaramerdeka.com- Setelah sempat tak bisa dilewati selama sekitar 4,5 jam, jalur utama kereta api lintas selatan kembali normal setelah petugas berhasil mengevakuasi gerbong KA Lodaya Siang relasi Solo-Bandung yang anjlok, Kamis (22/3).
"Tepat Pukul 18.40 WIB, anjlokan sudah teratasi, jalur sudah bisa dilewati seluruh perjalanan KA," tandas Jubir PT KAI Daop II Bandung, Joni Martinus, saat dihubungi.
KA pertama yang melintas adalah KA Serayu relasi Pasar Senen-Kiaracondong-Purwokerto yang sebelumnya sempat tertahan di Stasiun Cibatu guna menunggu proses evakuasi. Meski demikian, petugas masih memberlakukan kehati-hatian bagi KA yang melintas di lokasi anjlokan. Pasalnya, petugas ingin memastikan jalur memang dalam kondisi siap operasi. "Diberlakukan pembatasan kecepatan, Taspat 5 Km per jam," katanya.
Sebelumnya, KA Lodaya Siang relasi Solo-Bandung mengalami anjlok di Km 226+8/6 di antara petak jalan rel Stasiun Bumiwaluya-Warung Bandrek, Kabupaten Garut, Kamis (22/3) Pukul 14.12 WIB.
Akibat peristiwa tersebut, jalur utama kereta api lintas selatan tak bisa dilewati untuk sementara waktu. Perjalanan KA reguler yang melewati jalur tersebut terpaksa ditahan di stasiun terdekat.
Gerbong yang keluar jalur berada di urutan ketiga dari sembilan gerbong yang dihelat. Saat kejadian, KA No 79 itu membawa 322 penumpang.
Anjlokan terjadi pada saat KA berada di jalur menikung. "Tak ada korban dalam peristiwa tersebut, soal penyebabnya kami butuh waktu untuk penyelidikan," kata Joni saat dihubungi.
(Setiady Dwi /SMNetwork /CN40 )
http://www.suaramerdeka.com/news/detail/20445/Lintas-KA-Jalur-Selatan-Normal-KembaliBagikan Berita Ini
0 Response to "Lintas KA Jalur Selatan Normal Kembali"
Post a Comment