Search

Nomor Antrean E-KTP Dijual Rp 300 Ribu

SLAWI,suaramerdeka.com– Antrean panjang akibat membeludaknya pemohon Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tegal, dimanfaatkan sejumlah oknum untuk mencari keuntungan. Oknum tersebut menjual nomor antrean pelayanan di Disdukcapil hingga Rp 300 ribu.

Informasi itu disampaikan oleh salah satu warga melalui SMS Lapor Bupati yang dikelola Bagian Humas dan Protokoler Setda Tegal. Dalam SMS itu, seorang warga mengeluhkan adanya dugaan pungutan kepada pemohon E-KTP dengan menjual nomor antrean.

Warga tersebut diminta membayar nomor antrean antara Rp 200 ribu dan Rp 300 ribu. Nomor antrean itu baik untuk pengambilan atau untuk pembuatan baru KTP.

‘’Jika ada oknum yang menjualbelikan nomor antrean silakan laporkan. Foto orangnya sebagai bukti,’’ kata Pjs Bupati Tegal, Sinoeng Noegroho Rachmadi, kemarin.

Dikatakan, dalam proses pembuatan dan pengambilanKTP, tidak diperbolehkan adanya pungutan sepeser pun mulai dari perekaman hingga pengambilan KTP. Pihaknya akan menindak tegas bagi pelaku pungli.

‘’Hal itu sudah menjadi komitmen Disdukcapil dalam melayani masyarakat dengan baik. Terima kasih atas laporan masyarakat. Kami akan tindaklanjuti laporan ini,’’ kata Sinoeng.

Petugas Lembur

Diakui Pjs Bupati pemohon KTP membeludak setiap hari, karena ada pekerjaan rumah dalam pembuatan KTP pada tahun sebelumnya, 2012 dan 2013. Belum lagi, pekerjaan rumah di tahun 2018 yang belum terselesaikan dengan banyaknya warga yang belum memiliki KTP.

Bahkan, untuk menyelesaikan pekerjaan itu petugas Disdukcapil bekerja pada Sabtu dan Minggu. Ketersendatan pelayanan ini diperparah dengan dua mesin pencetak E-KTP  di kantor Disdukcapil yang rusak.

‘’Sebenarnya mesin ada 20 unit. Sebanyak 18 unit berada di kecamatan, dan dua unit di kantor Disdukcapil. Tapi, dua mesin di Disdukcapil rusak, sehingga mengambil dua unit yang berada di kecamatan,’’ terangnya.

Sinoeng sudah meminta kepada Sekda Tegal untuk menfasilitasi masyarakat yang mengantre dengan membuat tarub di depan kantor Disdukcapil, agar warga yang mengantre tidak kepanasan. Selain itu, Pjs Bupati berencana menggandeng komunitas motor trail Trabas untuk ikut mendistribusikan KTP yang sudah dicetak. 

(Murdiyat Moko /SMNetwork /CN38 )

Let's block ads! (Why?)

http://www.suaramerdeka.com/news/detail/20450/Nomor-Antrean-E-KTP-Dijual-Rp-300-Ribu

Bagikan Berita Ini

Related Posts :

0 Response to "Nomor Antrean E-KTP Dijual Rp 300 Ribu"

Post a Comment


Powered by Blogger.