Search

Pedagang Wonodri Diminta Kosongkan Bangunan

SEMARANG, suaramerdeka.com - Para pedagang di Pasar Wonodri rencananya akan segera direlokasi dalam waktu dekat ini. Mereka diminta untuk segera mengosongkan kios dan lapaknya dalam waktu seminggu mendatang. Proses relokasi dilakukan berkaitan dengan adanya rencana pembangunan Pasar Wonodri Baru.

"Tujuh hari ke depan akan dilakukan pengukuran oleh tim aprraisal. Diharapkan proses dapat berlangsung cepat dan lancar. Bila pedagang tidak segera pindah, maka proses pembangunan Pasar Wonodri Baru akan semakin lama," ujar Kasi Penataan dan Pemetaan Dinas Perdagangan Kota Semarang, Oktaviatmono, usai kegiatan sosialisasi kepada para pedagang di Pasar Wonodri, Senin (26/3).

Menurut Oktav, lapak relokasi yang berada di Jalan Wonodri Raya telah jadi secara keseluruhan. Lapak sementara tersebut berjumlah 210 unit, dengan luasan 1,5x1,5 meter. Adapun jumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang sebelumnya telah berjualan di Jalan Wonodri Raya, berjumlah sekitar 300 pedagang.

''Mereka nantinya akan dijadikan satu. Sehingga akan ada penataan kembali, dengan mengurangi luasan dasaran milik pedagang yang ada di jalan. Mereka biasanya telah memiliki patokan sendiri. Kami minta agar saling mengerti dengan temannya," papar dia.

Oktav menambahkan, penjadwalan penganalisaan akan dimulai pada Selasa (27/3). Kemudian, keesokan harinya akan dilakukan pengundian pedagang kios maupun los, yang fisik bangunannya harus segera dibongkar. Pendataan juga telah dilakukan guna pembagian zonasi bagi para pedagang.

''Terkait masalah saluran air yang masih menggenangi bawah kios relokasi, bisa disiasati pedagang. Caranya dengan menaikkan alas kios, baik dengan kayu ataupun yang lainnya. Kami pun memperbolehkan pedagang memasang sekat dari bangunan lama, asal bukan berasal dari aset pasar," kata dia.

Kepala UPTD wilayah Jatingaleh, Ngasiman, mengungkapkan, ia meminta pedagang harus memiliki kesadaran dengan kondisi yang ada terkait relokasi. Proses tersebut masih berupa penataan sementara. "Tempat relokasi lain tidak ada lagi selain di jalan depan Pasar Wonodri. Kalau jauh dari sini justru akan lebih repot," ujar dia.

Sementara terkait air yang menggenang di jalan, Ngasiman menyatakan harusnya air dialirkan melalui saluran sanitasi yang ada di sekitar lokasi. Hanya saja, sudah sekian tahun saluran tidak dinormalisasi.

"Ini karena banyak bangunan yang telah dibeton, sehingga harus ada proses pengajuan ke bagian Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) terlebih dulu. Untuk pengaturan luas lapak, kami minta pedagang jangan seenaknya sendiri. Pedagang harus melihat yang lainnya juga," ungkap Ngasiman.

Pedagang ikan Pasar Wonodri, Nanik mengatakan, ia memiliki lokasi tiga los di dalam pasar. Untuk itu dia meminta tambahan ukuran luas tempat menjadi 2x2 meter.

"Bila hanya diberikan untuk ukuran 1,5x1,5 meter saja tentu tidak cukup. Kami mohon agar bisa ada penyesuaian," pinta dia. 

(Muhammad Arif Prayoga /SMNetwork /CN39 )

Let's block ads! (Why?)

http://www.suaramerdeka.com/news/detail/20904/Pedagang-Wonodri-Diminta-Kosongkan-Bangunan

Bagikan Berita Ini

Related Posts :

0 Response to "Pedagang Wonodri Diminta Kosongkan Bangunan"

Post a Comment


Powered by Blogger.