SOLO, suaramerdeka.com– Rencana induk (masterplan) drainase Kota Solo dinilai sudah usang, karena dibuat sekitar 15 tahun lalu. Masterplan semestinya dievaluasi setiap tahun. Untuk itu, Pemkot Surakarta tengah menyiapkan penyusunan kembali rencana induk itu disesuaikan dengan kondisi eksisting sekarang.
"Masterplan lama sudah dibuat sekitar 15 tahun yang lalu. Sudah tidak update lagi," tegas Kabid Sumber Daya Air dan Drainase Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR), Arif Nurhadi, kemarin.
Menurut Arif, idealnya rencana induk drainase dievaluasi berkala setiap lima tahun. "Jadi kalau kondisi eksisting ada sedikit perubahan, bisa saja direvisi. Tapi kalau perubahannya sudah lebih dari 50 persen, ya harus menyusun masterplan baru. Nah, masterplan ini sama sekali belum pernah dievaluasi sejak disusun," tambahnya.
Alasan lain yang mendasari penyusunan masterplan baru tersebut adalah substansi nonteknis yang mendominasi dokumen tersebut. Banyak hal-hal yang tidak terkait persoalan teknis, seperti pentingnya peran serta masyarakat dalam memelihara drainase.
Delapan Bulan
‘’Padahal semestinya substansi teknis harus dicantumkan. Misalnya dimensi dan lokasi saluran primer maupun sekunder, maupun indikasi program jangka pendek, menengah, maupun panjang," urai dia.
Saat ini, Pemkot tengah memproses tender pembuatan masterplan drainase tersebut. Lelang yang didanai APBD dengan nilai pagu Rp 800 juta tersebut, dijadwalkan selesai pada awal Mei. "Tahun ini harus selesai disusun. Kami memprediksi, penyusunan masterplan itu membutuhkan waktu sekitar delapan bulan," terang Arif.
Adanya rencana induk drainase yang baru tersebut, diharapkan mampu memaksimalkan pencegahan banjir dan genangan di tengah kota. "Masterplan itu akan disusun berdasarkan referensi drainase eksisting, baik yang dibangun zaman Belanda mau pun sesudahnya. Dengan demikian, nantinya bisa dikaitkan dengan permasalahan yang timbul saat ini," jelas Arif.
(Agustinus Ariawan /SMNetwork /CN40 )
http://www.suaramerdeka.com/news/detail/20882/Masterplan-Drainase-Solo-Dinilai-UsangBagikan Berita Ini
0 Response to "Masterplan Drainase Solo Dinilai Usang"
Post a Comment